Laporkan jika link apk download error atau rusak dikolom komentar. Terima Kasih sudah berkunjung semoga betah .dan silahkan request Mengenang Tragedi Berdarah Di Simpang KKA 21 Tahun Silam Sungguh Memilukan - Jalandollar

Mengenang Tragedi Berdarah Di Simpang KKA 21 Tahun Silam Sungguh Memilukan

Mengenang Tragedi Berdarah Di Simpang KKA 21 Tahun Silam Sungguh Memilukan

Brmmm...brmmm... grudug..gruduk ...!!
Dor dor dorr!!!!

Kaplung laju nyaakk.. (larii terus nak...)
Tanggal 3 Mei tahun 1999, begitulah bunyi dentuman keras dan suara histeris ketakutan seorang warga yang disaksikan dari saksi mata masyarakat sekitar.
Seketika itu pun ribuan masyarakat memenuhi wilayah itu dan berhadapan langsung dengan sebuah truk yang berisi pasukan militer.

Dalam situasi itu, puluhan bahkan mungkin ratusan timah panas ditembakkan langsung dengan posisi siap tempur ke arah massa tersebut. Akibatnya, beberapa orang bahkan sampai puluhan orang tewas saat itu serta ratusan orang mengalami luka-luka. Peristiwa ini sangat menyayat hati orang Aceh khususnya masyarakat wilayah setempat.
Beberapa data yang didapat mengatakan jumlah yang menjadi korban pada saat itu 19 orang, sedangkan data yang lain sampai 25 orang. Akan tetapi, belum diketahui pasti jumlah yang menjadi korban pada saat itu.

Diberitakan dalam surat kabar wilayah setempat diantaranya yang menjadi korban adalah wanita dan anak-anak.

Rumah sakit terdekat pun menjadi tempat yang penuh dengan korban berdarah karena tembakan. Beberapa diantaranya harus dilakukan pembedahan langsung untuk mengeluarkan timah panas tersebut dari beberapa bagian tubuh pasien.
Sampai pukul tengah malam pun, rumah sakit di kawasan Lhokseumawe pun di penuhi dengan korban luka tembak. Ada juga beberapa orang yang tidak sempat dibawa ke rumah sakit karena sudah tewas ditempat. Suara gemuruh dan teriakan warga setempat ditambah dengan rentetan dentuman senjata militer menggambarkan ketakutan pada warga Krueng Geukueh, warga di desa lokasi kejadian. Tidak bisa dibayangkan sungguh peristiwa yang mengerikan pada saat itu.

Belum diketahui pasti peristiwa berdarah tersebut darimana awal mulanya, karena masih simpang siur. Menurut keterangan masyarakat setempat berawal dari lokasi rapat besar Aceh Merdeka dari desa Cot Murong, sekitar 28 kilo dari arah barat kota tersebut.
Disebutkan ada seorang Tentara Sersan Aditia dari Satuan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Rudal-001. Kabarnya prajurit tersebut masuk ke dalam kerumunan massa setempat dan ditangkap oleh warga.

Setelah ditangkap dan diinterogasi, prajurit tersebur dilepaskan warga, begitu kabar menurut warga setempat. Akan tetapi berbeda dengan kabar yang didapat dari Markas Arhanud, bahwa prajurit mereka belum kembali.

Berdasarkan kabar itulah sejumlah anggota militer Arhanud kembali mencari salah satu anggotanya yang dikabarkan hilang saat itu. Di proses pencarian, ada masyarakat yang mengatakan anggota tersebut melakukan kekerasan terhadap warga setempat. Dan berita pemukulan tersebut pun menyebar luas kepada penduduk yang tinggal di lokasi kejadian.
Setelah berselang beberapa waktu, datang 6 truk rombongan warga dan berkumpul di lapangan yang berlokasi antara Pabrik PIM dan Pabrik AAF.

Massa tersebut turun dan bergerak menuju simpang KKA. Akan tetapi pasukan tentara saat itu menghadang mereka dan diminta supaya membubarkan massa. Dan mediasi pun terjadi melalui dialog antara warga dan pasukan militer tersebut.

Pada saat dialog sedang berlanjut, menurut warga sekitar, terlihat satu truk tentara datang menghampiri mereka, tidak diketahui jelas mereka dari kesatuan mana. Menurut warga setempat terlihat pasukan yang baru datang tersebut melempari mereka dengan batu-batu, sehungga warga pun emosi dan menyambut mereka dengan makian dan membalas lagi dengan batu-batu ke arah tentara itu.

Masyarakat sekitar tidak mengetahui pasti pasukan yang melempari batu tersebut dari kesatuan mana. Setelah itu, amarah berlanjut dan pasukan itu pun melepaskan peluru dengan posisi tempur ke arah warga sehingga banyak korban yang berjatuhan bahkan tewas di tempat.

Usai shalat Zuhur, dari Masjid Bujang Salim terlihat beberapa warga, wanita dan anak-anak datang dari arah lokasi kejadian dengan isak tangis dan teriakan “ALLAHU AKBAR..!!!”. mereka berjalan dengan terengah-engah seakan-akan sangat ingin langsung berada di Mesjid kebanggaan warga setempat.

Suara serunee dari mobil ambulans pengangkut korban pun menambah suasana memilukan pada saat itu. Area jalan utama Medan-Banda Aceh sangat susah dilalui karena dibarikade dari Pintu Masuk-2 PT. PIM sampai ke arah barat Krueng Geukueh, begitupun arah sebaliknya.
Terlihat beberapa anggota Polri berjaga mengawasi lalu-lintas supaya ambulans bisa dengan leluasa keluar-masuk ke area lokasi kejadian untuk mengangkut korban. Dan kejadian tersebut mulai tenang hingga malam hari.
Semoga kejadian ini memberikan pelajaran buat kita semua dan mari kita doakan supaya ke depan tidak timbul kembali peristiwa mengerikan itu. Aminn (Boy Pasee)










News populer

Dapatkan Tips pertuyulan Setiap Harinya!

  • Dapatkan tips dan trik yang belum pernah kamu tau sebelumnya
  • Jadilah orang pertama yang mengetahui hal-hal baru di dunia pertuyulan
  • Dapatkan sapujagad Gratis: Cara Dapat 200 Juta / bulan dari Ads selain adsense

Belum ada Komentar untuk "Mengenang Tragedi Berdarah Di Simpang KKA 21 Tahun Silam Sungguh Memilukan"

Posting Komentar

Catatan Untuk Para Jejaker
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Dilarang mencantumkan link aktif di komentar.
  • Komentar dengan link aktif akan otomatis dihapus
  • *Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel